Program Perkuliahan Karyawan
INSTITUT MIFTAHUL HUDA AL-AZHAR

INSTITUT MIFTAHUL HUDA AL-AZHAR

IMA
Kampus

Webinar Internasional IMA Banjar Soroti Masa Depan Pendidikan Agama bagi Generasi Muda di Era Digital

IMA Banjar menggelar webinar internasional tentang pendidikan agama bagi generasi muda di era digital. Simak tantangan, peluang, hingga pilihan jurusan dan sistem kuliah fleksibel di IMA Banjar.

Webinar Internasional IMA Banjar Soroti Masa Depan Pendidikan Agama bagi Generasi Muda di Era Digital

Pendidikan agama memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan moral generasi muda di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Di era digital seperti sekarang, tantangan dunia pendidikan tidak hanya datang dari perubahan sosial, tetapi juga dari derasnya arus informasi yang memengaruhi pola pikir dan perilaku anak muda. Karena itu, lembaga pendidikan dituntut mampu menghadirkan sistem pembelajaran yang relevan, inovatif, dan tetap berpegang pada nilai-nilai keagamaan.

Melihat pentingnya isu tersebut, Institut Miftahul Huda Al-Azhar Kota Banjar (IMA Banjar) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan pendidikan Islam melalui penyelenggaraan webinar internasional bertajuk pendidikan agama untuk generasi muda di masa depan. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Sabtu (2/5) ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari akademisi, mahasiswa, praktisi pendidikan, hingga masyarakat umum.

Webinar ini menjadi ruang diskusi ilmiah untuk membahas bagaimana pendidikan agama dapat terus berkembang dan tetap relevan di tengah perubahan zaman. Selain menghadirkan perspektif nasional, forum ini juga memperkaya wawasan peserta melalui pandangan internasional mengenai tantangan dan strategi pendidikan agama di era modern.

Hadirkan Pembicara dari Dalam dan Luar Negeri

Kegiatan webinar dipandu oleh Dian Permana, Dr., M.Pd yang memoderatori jalannya diskusi secara interaktif dan terarah. Acara ini menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki pengalaman di bidang pendidikan agama dari berbagai institusi dan negara.

Beberapa pembicara yang hadir di antaranya:

  • Muhammad Faizul Husnayain dari UNU Purwokerto
  • Jamiu Temitope Sulaumon dari Grand Plus College Education Nigeriaser
  • Arief Efendi dan Miftahudin dari IMA Banjar. 

Kehadiran para pembicara lintas negara memberikan sudut pandang yang lebih luas mengenai penerapan pendidikan agama di berbagai lingkungan sosial dan budaya. Dalam pemaparannya, para narasumber menjelaskan bahwa pendidikan agama memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Pendidikan agama tidak hanya dipahami sebagai proses penyampaian ilmu, tetapi juga sebagai sarana membangun moralitas, etika, serta integritas individu dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut para pembicara, generasi muda saat ini membutuhkan pendidikan yang tidak hanya mengembangkan kemampuan intelektual, tetapi juga membangun kecerdasan emosional dan spiritual. Nilai-nilai agama dianggap mampu menjadi fondasi penting agar generasi muda tetap memiliki arah dan prinsip hidup di tengah perubahan zaman yang begitu cepat.

Tantangan Pendidikan Agama di Tengah Perkembangan Teknologi

Diskusi dalam webinar juga menyoroti berbagai tantangan pendidikan agama di era digital. Perkembangan teknologi dan globalisasi membuat akses informasi semakin terbuka luas. Di satu sisi, kondisi ini memberikan kemudahan dalam proses pembelajaran, tetapi disisi lain juga menghadirkan tantangan baru dalam pembentukan karakter generasi muda.

Perubahan pola pikir dan gaya hidup generasi saat ini membuat metode pembelajaran konvensional dinilai perlu bertransformasi. Pendidikan agama tidak lagi cukup disampaikan melalui pendekatan satu arah, tetapi harus mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan dekat dengan kehidupan generasi muda.

Para narasumber menilai bahwa teknologi seharusnya dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang efektif. Penggunaan platform digital, media interaktif, dan sistem pembelajaran berbasis teknologi dapat membantu meningkatkan minat belajar sekaligus memperluas akses pendidikan agama ke berbagai daerah.

Selain itu, pendidikan agama juga perlu mengedepankan nilai moderasi, toleransi, dan keterbukaan terhadap keberagaman. Dengan pendekatan yang lebih inklusif, pendidikan agama diharapkan mampu membentuk generasi muda yang tidak hanya religius, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan global dan mampu hidup berdampingan di tengah masyarakat yang beragam.

Antusiasme Peserta dan Peluang Kolaborasi

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Banyak peserta yang mengajukan pertanyaan terkait strategi pendidikan agama di era digital, tantangan moral generasi muda, hingga cara mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran tanpa menghilangkan nilai-nilai agama itu sendiri.

Interaksi akademik yang terbangun selama webinar tidak hanya memperluas wawasan peserta, tetapi juga membuka peluang kolaborasi antar lembaga pendidikan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Forum ini menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun jaringan akademik yang dapat mendukung pengembangan pendidikan agama secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, IMA Banjar berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan sistem pendidikan agama yang mampu menjawab tantangan zaman sekaligus membentuk generasi muda yang seimbang secara intelektual, emosional, dan spiritual. Webinar serupa juga diharapkan dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari pengembangan tridharma perguruan tinggi, khususnya di bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.

IMA Banjar Hadirkan Pendidikan Islam yang Adaptif dan Fleksibel

Melalui webinar internasional ini, Institut Miftahul Huda Al-Azhar Kota Banjar kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan Islam yang relevan dengan perkembangan zaman. Tidak hanya aktif dalam penguatan pendidikan agama di era digital, IMA Banjar juga terus berkembang sebagai institusi pendidikan Islam yang adaptif, moderat, dan berorientasi pada pembentukan generasi muda yang unggul secara intelektual maupun spiritual.

IMA Banjar berada di bawah naungan Yayasan Pengamalan Pendidikan Islam (YaPPIM) yang didirikan pada tahun 1986 oleh KH. Abdurrohim, pendiri Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo. Saat ini, kampus menghadirkan sistem pembelajaran fleksibel melalui metode tatap muka dan hybrid learning untuk memudahkan mahasiswa, termasuk pekerja aktif yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi. Adapun pilihan jurusan di IMA Banjar adalah sebagai berikut: 

Selain menghadirkan sistem kuliah fleksibel, Institut Miftahul Huda Al-Azhar Kota Banjar juga menyediakan biaya kuliah yang bisa diangsur. Yuk, cek biaya kuliahnya melalui eduNitas sekarang juga. 

Keunggulan Sistem Perkuliahan

Program pendidikan di IMA Banjar dirancang untuk memberikan fleksibilitas dan kemudahan akses bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang, termasuk pekerja aktif. Dengan sistem pembelajaran yang adaptif, mahasiswa dapat tetap melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan aktivitas utamanya.

  • Sistem perkuliahan fleksibel untuk mahasiswa umum maupun pekerja aktif.
  • Tersedia pilihan kelas online, hybrid learning, dan pembelajaran jarak jauh.
  • Jadwal kuliah lebih mudah disesuaikan dengan aktivitas kerja atau kegiatan lainnya.
  • Materi pembelajaran lengkap dan mendukung proses belajar yang efektif.
  • Interaksi antara dosen dan mahasiswa tetap aktif meskipun menggunakan sistem fleksibel.
  • Kualitas pendidikan tetap terjaga dengan metode pembelajaran yang adaptif dan modern.

Kesimpulan

Melalui webinar internasional ini, IMA Banjar menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan Islam yang mampu menjawab tantangan era digital. Tidak hanya aktif membangun diskusi akademik mengenai masa depan pendidikan agama, IMA Banjar juga terus menghadirkan sistem pembelajaran yang fleksibel dan adaptif untuk mendukung kebutuhan generasi muda masa kini.

Bagi kamu yang ingin kuliah sambil bekerja, program kuliah kelas karyawan kini bisa diakses lebih mudah melalui eduNitas, dengan pilihan jurusan yang relevan, sistem belajar fleksibel, dan biaya kuliah yang dapat diangsur. Yuk, mulai langkahmu sekarang dengan daftar kuliah di IMA Banjar melalui eduNitas!

Akses informasi lengkap dapat melalui website dan media sosial eduNitas seperti Instagram, TikTok, LinkedIn, Website eduNitas, atau gabung di Channel WhatsApp, dan temukan jalur kuliah yang paling sesuai untuk masa depanmu. Ingin informasi lebih lanjut? Kamu bisa langsung menghubungi Tim PMB eduNitas sekarang juga.

Artikel ini merupakan hasil saduran dan pengembangan informasi dari artikel resmi yang dipublikasikan oleh IMA Banjar. Seluruh informasi utama terkait  program dan kegiatan akademik merujuk pada sumber resmi kampus, kemudian disesuaikan kembali untuk pembaca eduNitas.